CERPEN DARI PEMALU MENJADI PERCAYA DIRI
DARI PEMALU MENJADI PERCAYA DIRI
Karya Sunitasari
Salah satu sekolah yang berada di kabupaten Tegal, berlokasi di pinggir sawah dengan cat warna putih dan biru dihiasi bermacam tanaman indah dan pepohonan hijau, ada juga tempat kolam ikan buatan yang menjadi pusat keindahan karena sering digunakan untuk tempat berfoto siswa-siswi maupun guru-guru di sekolah menengah pertama tersebut, baik foto album ataupun foto pribadi. Tepat, setelah gerbang utama sehingga siapa pun yang masuk akan langsung disambut keindahan sekolah.
Ruang paling belakang nomor tiga ujung kiri adalah kelas 7F, seorang gadis yang berusia 12 tahun pertama kali menginjakkan kakinya di tempat itu, gadis itu bernama tasa, ia adalah gadis pemalu, pendiam, dan tidak banyak bicara. Ia duduk dibangku paling depan bersama teman yang baru dikenalnya, karena berbeda asal sekolah dasar. Ya, teman itu bernama yunda, kebetulan mereka berangkat paling pagi. Tasa dan yunda pun saling diam karena belum sempat berkenalan.
Suasana hening seperti sepi, semua terdiam karena hari itu adalah hari pertama masuk sekolah menengah pertama, jadi masih proses beradaptasi dalam lingkungan sekolah terutama kelas, wajar saja jika semua terasa asing. Namun, keheningan berubah saat seorang wanita masuk ke dalam kelas dengan menggunakan pakaian batik biru, jilbab biru, rok hitam, dan bersepatu pantofel menggenggam buku-buku di tangannya. "Assalamualaikum anak-anak, nama saya Wulandari biasa dipanggil Bu wulan, umur saya 25 tahun" sapa wanita itu yang akrab dipanggil Bu wulan, Bu wulan berkenalan dengan sangat lengkap dan bercerita panjang lebar berbagi pengalaman hidupnya. Bu wulan adalah guru bahasa inggris disekolah itu sekaligus menjadi wali kelas 7F. Selesai berkenalan Bu wulan meminta siswa dan siswi kelas 7F untuk memperkenalkan diri secara bergantian. Tasa berkenalan dengan suara yang tidak terlalu keras tapi bisa di dengar semua orang, dia merasa tidak percaya diri tapi mau tidak mau harus berani maju memperkenalkan diri. Tiba saatnya pemilihan struktur organisasi kelas, Bu wulan menunjuk tasa untuk menjadi bendahara pertama dikelas 7F, teman yang lain pun setuju dengan keputusan Bu wulan. Tasa bingung karena baru pertama kalinya ia mempunyai jabatan kelas, ia ingin menolak karena takut tidak bisa menjalankan amanah itu, tapi disisi lain ia harus bangkit menumbuhkan kemampuan dan menambah pengalaman , pikirnya mungkin dengan menjadi bendahara adalah langkah awal belajar mengejar cita-citanya yang ingin menjadi direktur keuangan. Tasa harus siap dengan amanah yang diberikan, ia berusaha menjadi orang yang bertanggung jawab.
Hari itu juga pemilihan organisasi luar sekolah yaitu ekstrakurikuler, tasa dan yunda sepakat memilih ekstra yang sama agar bisa bareng, karena tasa belum akrab dengan siapa-siapa selain yunda. Mereka memilih ekstra teater dan kebetulan Bu wulan adalah pembimbing ekstrakurikuler seni teater. Ekstra teater selain berlatih akting memainkan karakter dan drama di situ juga dilatih menjadi orang yang percaya diri, berlatih berbicara di depan umum karena setiap ada acara besar sekolah, ekstra teater selalu diminta untuk tampil. Tidak hanya acara sekolah, Namun, ekstra teater mengadakan latihan mental kepercayaan diri setiap bulan sekali yaitu dengan berjalan keliling desa menggunakan properti sesuai peran yang sedang dimainkan. Dari ekstra teater bakat dan minat tasa tumbuh.
Dikelas, tasa sering maju mengerjakan soal dipapan tulis urusan salah atau benar bagi dia adalah belakangan. Saat guru menyuruh tasa mengambil buku paket di perpustakaan, ia dengan percaya diri berjalan melewati ruang kelas kakak kelasnya. Ia juga sering diminta menjadi koordinator LKS. Setiap hari sering bolak-balik kantor karena ia adalah penanggung jawab mata pelajaran. Pada saat kelas 8 ia diberi amanah untuk menjadi ketua kelas, dan pada saat kelas 9 ia menjadi seksi kesenian siswa.
Amanah " Bangkitlah! dan Temukan Mutiara Hidupmu, Jangan Mengandalkan Alur Takdir, Karena Allah Tidak Akan Mengubah Suatu Kaum Sebelum Ia Mengubahnya Sendiri"
Tegal. 21 Februari 2021
DILARANG KERAS PLAGIAT!!!
Masyaallah!!
ReplyDelete💚💚💚
ReplyDeleteGoodjob ❤️❤️❤️
ReplyDeletesemangat utk karya berikutnya, sukses selalu❤fighting!❤
ReplyDeleteMantul
ReplyDeleteMantapss
ReplyDeleteKeyeeen
ReplyDeleteBagusss
ReplyDeleteHai Kak, tetap semangat ya. Keren cerpennya. 😍
ReplyDelete