ARTIKEL TAK PERLU IRI APALAGI MEMBENCI

TAK PERLU IRI APALAGI MEMBENCI

halo pembaca budiman, apa kabar? semoga baik-baik saja ya. Oh iya, kali ini saya akan menyampaikan sedikit kutipan untuk memotivasi kalian terutama untuk diri saya sendiri agar tidak iri dengan kehidupan mereka, karena setiap orang mempunyai putaran kehidupan masing-masing. Kecerahan dan kegelapan, indah ataupun suram itu tidak datang bersamaan melainkan akan datang bergantian, begitu pun dengan kecerahan, kegelapan,  indah dan suram yang ada dalam hidup kita.
jika ada orang lain yang sukses, pasti pernah kan diri kita merasa iri dengan kesuksesan tersebut. Kenapa dia hidupnya merdeka banget? kenapa saya tidak semerdeka mereka? kenapa dia bisa? kenapa saya tidak? kenapa dia tenang? sedang saya hanya hidup berlimpah masalah dan seterusnya, namun perlu kita tahu bahwa mereka bisa, mereka jaya, mereka merdeka itu karena usaha keras mereka, kita sebenarnya juga bisa kok seperti mereka kalau kita mempunyai niat dan usaha untuk merdeka. Yang pertama adalah niat jangan lupa selipkan doa setelah itu usaha bagaimana caranya untuk meraih apa yang diinginkan dan jika tuhan berkehendak kita akan mendapatkan hasil seindah pelangi. Stop iri apalagi membenci orang  karena kesuksesannya.

                          -> Niat -> Doa -> Usaha -> Hasil 

Terkadang sebagian dari mereka hanya melihat pada titik pencapaiannya tanpa melihat sisi lain dibalik kesuksesan itu, betapa susahnya berjalan, betapa perihnya berjuang, dan betapa terlukanya ia bertahan untuk mencapai kemenangan. Yang perlu diketahui bahwa menghadapi semua itu bukan hal yang mudah apalagi sampai pada tujuan akhir. Mereka tak pernah tahu betapa sakitnya membendung tiap-tiap tetesan agar tak lagi berjatuhan, ia melewati dengan begitu kuat, padahal tak banyak orang bisa menyembunyikan air ketenangan itu. Ia hebat mampu hidup dengan keegoisan mereka meski sering kali rapuh, jatuh dan hancur berkeping. Namun ia menutupi remuk hatinya dengan senyuman, mencoba jernih meski sebenarnya terdayuh. kejamnya waktu tak akan pernah menghentikan langkah petualangannya jelajahi semesta menuju kecerahan, menggantikan duka menjadi bahagia, mengubah gelap menjadi terang, serta menghapus tangis menjadi tawa.

Mulai sekarang jangan lagi membanding-bandingkan kehidupan kita dengan orang lain, karena itu sangat jauh berbeda. Tak perlu terlihat indah sekarang, karena semua miliki waktu dan tempat yang sudah disediakan masing-masing, jadi tak perlu iri dengan mereka yang mekar lebih dahulu.
Hidup itu seperti perlombaan, ada saatnya menang pun ada saatnya kalah, dan itu semua tergantung usaha dan proses yang dilakukan. Yang menang tak perlu sombong dan yang kalah jangan menyerah.


Penulis : Sunitasari
Tegal, 13 Februari 2021

DILARANG KERAS PLAGIAT/HAK MILIK!!!

Comments

  1. Manusia sudah terlahir dengan kodrat akan hidup dengan banyak rintangan...Kita dikasih ujian hingga kita tinggal dititik terendah.. tinggal dari kita saja mau bangun dan bangkit hingga mencapai titik tertinggi atau menyerah dititik terendah..karena yang merubah hidup bukan orang lain tapi kita sendri..Tepat sabar, tetap kuat dan Maju terus itu perlu😇

    Yogyakarta 13 Febuari 2020

    ReplyDelete
  2. Saya belajar dari sini, karena saya sangat sering membandingkan diri saya dengan orang lain.
    Tulisan ada ladang pahala bagi kita juga kita menulis hal yang positif.
    Never give up!
    Hamasah!!

    ReplyDelete
  3. Selamat berkarya dan jangan pernah berhenti memotivasi orang lain:)

    ReplyDelete
  4. Keren gaass trus ya🤗❤️

    ReplyDelete
  5. masyaAllah memotivasi sekali

    ReplyDelete
  6. Semangat terus yhh..💚😇🙏

    ReplyDelete
  7. Mantappppsss mba ita👍semangat teruss💪💪💪

    ReplyDelete
  8. Tekat dan niat.. kemudian beriringi dengan doa dan usaha.. maka km akan memetik hasil yang baik yang akan lebih dari apa yang kamu inginkan..
    Bismillah semngt terus brookkk

    ReplyDelete

Post a Comment

terimakasih sudah meluangkan waktumu untuk membaca nitakaryakata.blogspot.com

Popular posts from this blog

PUISI JELAJAH MASA SILAM

PUISI SERIMPI